Memburu Jodoh

Buat kamu yang sedang resah karena jodoh yang tak kunjung berjumpa, bagimu yang sedang kalut karena pernikahanmu selalu terhambat, untukmu yang mulai frustasi karena usia yang semakin menua tapi statusmu masih belum berkeluarga, sini-sini saya mau cerita.

Pada akhirnya menikah itu masalah takdir, manusia hanya bisa berencana dan berusaha, tetap Allah juga yang punya kuasa, bila sudah saatnya menikah maka kita akan menikah, saya sudah mengalami 3 kali khitbah dan hampir menikah eh gak jadi, 3 kali saya sudah melamar anak orang, 3 kali pula tidak jadi, malah salah satunya H-10 menuju akad nikah, tapi yang tanpa persiapan dan tak lama kenal malah langsung jadi, dan Allah memberi sesuai dengan apa yang saya minta. padahal baru kenal kurang dari 2 minggu, ada yang pacaran puluhan tahun eh nikahnya sama orang lain, ada yang baru kenalan eh tiba-tiba jadi jodoh.

Menyegerakan menikah itu bukan berarti buru-buru menikah, bukankah Kanjeng Nabi sendiri menyuruh kita perbanyak berpuasa bila kita belum siap untuk menikah, artinya menikah itu ada kadarnya, ada timbangannya, Allah yang Maha Tahu kita sudah siap apa belum, disegerakan kalau sudah ketemu calonnya, sudah siap mental dan emosionalnya, kalau belum yah bersabar, saya dan istri sama-sama bermimpi menikah muda belia sebelum usia 25, tapi ternyata kami dipersatukan saat saya berusia 34 dan istri 35, dan makin sini kami makin mengerti bahwa kami tidak terlambat menikah, ternyata dulu memang kami sama-sama baru benar-benar siap menikah, dan setiap hari kami makin bersyukur atas ketetapan Allah ini.

Tak perlu resah oleh usia yang terus bertambah, tak perlu takut dengan penghasilan dan tabungan yang belum cukup, tak sedikit yang bermimpi menikah di usia muda sebelum usia 25 tapi usia 40 baru terlaksana, tak sedikit yang berencana menikah setelah 30 tahun eh belum 25 sudah menikah, tak sedikit yang sudah mapan namun tak juga punya pasangan, dan banyak yang penghasilannya pas-pasan malah cepat menikah dan punya banyak momongan.

Bila belum saatnya sekeras apapun kita berusaha tetap tak akan terlaksana, mau dicomblangin sekeras apapun kalau Allah tidak berkehendak yah tetep gak akan jadi, sehebat apapun mak comblang yang ngebantu comblangin, kalau bukan Allah yang berkehendak yah gak akan berjodoh juga, karena bukan mak comblang yang kuasa mempersatukan hati tapi Allah, ini bukan kata saya loh, tapi kata Allah.

“… dan (Allah) Dia-lah Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfaal [8] : 63)

Jodoh itu Jorok dan bodoh, Jorok tak melihat tempat ketemunya di mana dan kapan waktunya? bodoh seringkali tak melihat siapa dan bagaimana orangnya? Terus saja berdo'a dan berusaha terus mensucikan dan menjaga kesucian diri, agar layak kita mendapat jodoh yang suci dan menjaga kesuciannya, sisanya serahkan pada Allah, pesan guruku modal terbesar untuk yang mau menikah itu pasrah, masalah biaya Allah yang akan mencukupkan, jangan terlalu banyak kriteria serahin diri sama Allah, ideal menurut kita belum tentu ideal buat kita, Allah lebih tahu kadar kapasitas kita, bisa jadi jodoh tak kunjung dipertemukan karena kita masih netapin banyak syarat sama Allah.

Yang pasti sebelum akad dikumandangkan, sebelum ijab qobul diucapkan calon pasanganmu belum tentu jodohmu, jangan terlalu berharap kamu jadi sama dia, bisa jadi jodohmu ternyata adalah sahabatmu atau sahabatnya.

Bismillah Tawakkaltu 'alallah la hawla wala quwwata illa billah



Salam
Donie Pangestu
Coach, Trainer & Social Worker 
Founder Gradasi Foundation

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar