Ada Ujian di balik Jodoh

Masih kuat melekat dalam ingatan saat 1,5 tahun lalu aku menyatakan maksud untuk melamarmu, kemudian dengan resah dan was-was kamu berkata padaku, "sebelum aku menjawab dan menerima lamaranmu, ada hal yang harus aku ceritakan." dan kemudian kamu bercerita bila akibat operasi kista yang kamu pernah jalani saluran ovarium mu kini hanya tinggal sebelah, secara medis kemungkinan untuk memiliki keturunan maksimal hanya 50% saja, bahkan belakangan kamu baru bercerita bila sebenarnya dokter menyatakan kemungkinanmu untuk hamil hanya 30% saja.

Namun saat itu tanpa keraguan sedikitpun aku berkata kepadamu "Nabi Ibrahim sudah tua pun Siti Sarah sudah tua tapi dengan izin Allah dari rahim Siti Sarah lahirlah Nabi Ishak, begitupun Nabi Zakariya Sudah tua Istrinya pun sudah tua dan mandul tapi dengan Izin Allah lahirlah Nabi Yahya dari rahim istrinya. Urusan keturunan mah urusan Allah bukan urusan saya jawabku." dan ternyata benar kini Allah buktikan kuasa-Nya, hanya selang 3 bulan Allah tiupkan janin ke rahimmu.

Janin itu tumbuh dengan sangat sehat walaupun trimester pertama memaksamu harus bedrest dan mabuk cukup parah, dan pada saat akan melahirkan secara medis dokter memastikan harus operasi caesar, dirimu mulai cemas dan bertanya bagaimana? saya bilang yah kalau harus caesar tinggal caesar, tapi ikhtiyar terakhir sebelum ke RS ke bidan dulu yah, kita buktikan dulu bila  Allah berkehendak bisa normal maka kunfayakun,  toh nanti juga kalau bidan gak sanggup pasti langsung dirujuk ke RS. dan Qodarullah persalinanmu sangat lancar dan normal, tanpa operasi tanpa induksi, hanya 2 jam sejak pembukaan 1, bayi kita lahir dengan bobot 3,7 kg dan panjang 54 cm, bobot dan panjang yang tidak biasa untuk ukuran Indonesia. Kini bayi yang menjadi jawaban Allah untuk menghapuskan segala ketakutanmu telah lahir dan tumbuh dengan sangat sehat, lucu, ceria.

Saat Allah memberi kado terindah-Nya, seringkali Allah sertakan bersamanya ujian, begitupun dengan jodoh, saat Allah kirimkan jodoh terbaik yang kita minta, Allah kirimkan ujian pula bersamanya sesuatu yang bertentangan dengan harapan ego dan logika kita, Jodoh yang dikirimkan sangat baik agamanya, indah akhlaknya namun wajahnya tidak rupawan, fisiknya tidak sempurna, pendidikannya tidak tinggi, atau saat dia datang dia miskin secara materi, kemudian tinggal pilihan kita apakah kita akan menerima Kado Allah berupa jodoh terbaik menurut timbangan-Nya, atau mengikuti logika dan ego kita kemudian menolaknya? kalau kita menolaknya kita tidak pernah tahu akankah pertolongan Allah datang lagi? masih ingat kisah sampan terakhir kan? http://www.doniepangestu.com/2017/09/sampan-terakhir.html

Ingatlah pertolongan Allah itu sangat dekat dan cepat saat kita benar-benar berserah diri kepada-Nya, dan mampu menundukkan ego kita dihadapan-Nya. Bisa jadi orang miskin yang datang kepadamu saat ini suatu saat akan menjadi konglomerat, bisa jadi sang tidak sempurna yang hadir dihadapanmu kini justru menjadikanmu memiliki hidup yang jauh lebih sempurna dari kebanyakan orang. Jangan terlalu berharap jodoh yang sempurna, inget dirimu pun banyak kurangnya, dan bilapun ada jodoh yang sempurna sesuai harapanmu belum tentu dia mau milih kamu jadi jodohnya!.

Secangkir Kopi Susu di Jum'at pagi

Salam
Donie Pangestu
Coach, Trainer & Social Worker 
Founder Gradasi Foundation

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar