3 Rahasia Jualan Jitu

Pada dasarnya setiap manusia itu senang diberi solusi atas segala masalah yang dihadapinya, maka menawarkan produk yang menjadi solusi atas permasalahan konsumen menjadi salah satu langkah paling tepat yang dilakukan oleh penjual. Bila konsumen merasa terbantu dengan produk anda maka konsumen anda akan terikat secara emosional terhadap produk kita, dia akan merasa memiliki hutang budi sehingga memiliki keinginan setidaknya untuk berbagi info tentang produk kita kepada orang-orang yang dikenalnya.                      

Bila seseorang sudah merasakan manfaat dengan produk kita tentunya dia akan melakukan repeat order (Membeli kembali) dan menjadi pelanggan kita, dan bahkan baik langsung maupun tidak langsung mereka kemudian dengan senang hati akan menjadi agen pemasaran kita.                      

Nah, ini ada beberapa tips yang bisa digunakan dalam memasarkan produk kita agar produk kita lebih mudah terjual dan lebih mudah terkenal.                      

1. Tawarkan solusi melalui produk anda            
Banyak penjual tidak benar-benar memahami produknya, mereka hanya tahu menawarkan bahwa produknya bagus, produknya enak, produknya murah, sedangkan banyak pesaing yang menawarkan produk yang sama dengan kita, yang ditawarkanpun sama, lalu apa yang membuat mereka tertarik membeli produk kita? jadi fahami dulu benar-benar produk kita kemudian temukan solusi apa yang bisa kita tawarkan dengan produk kita? Misalkan produk yang menggunakan tepung mocaf yang kandungannya aman untuk penderita diabetes, maka yang ditawarkan adalah solusinya : bebas ngemil cantik tanpa harus takut terancam diabetes. Intinya tawarkan bantuan melalui produk anda atas masalah yang dimiliki konsumen.                      

2. Tawarkan Kemudahan
                   
Pada dasarnya konsumen itu gak mau ribet, maka bantulah konsumen untuk bisa mendapatkan produk kita dengan mudah, misalkan mudah dalam hal pembayaran, bisa dengan memberikan harga yang murah, bisa dengan cicilan, bisa dengan memberikan banyak alternatif pilihan bank transfer, atau bisa jadi beri kemudahan dalam pengiriman, misalkan gratis ongkir. Coba cek merk tas esgotado, brand tas milik kawan saya, jualannya hanya via online, omzet ratusan juta rupiah, pasarnya dari sabang sampai merauke, sebelum booming market place online seperti lazada seramai sekarang yang memberikan layanan gratis ongkir, esgotado sudah menerapkan strategi itu, dan ternyata salah satu yang membuat orang-orang tertarik membeli karena ada penawaran bebas ongkos kirim kemanapun pesan berapapun.                      

3. Beri penawaran lebih untuk menambah kepuasan konsumen                      
Prinsip dagang yang harus dimiliki seorang pedagang adalah “Anda puas kami lemas” maksudnya seorang pedagang harus berusaha semaksimal mungkin memuaskan konsumennya, sudah fitrahnya saat seseorang menjadi pembeli dia akan cenderung menjadi rakus, maka Bonus adalah sesuatu yang cukup efektif menarik minat konsumen, contoh : di kampung istri saya ada satu warung tempatnya agak jauh, tapi yang menarik warung ini memberikan hadiah yang cukup menarik bila konsumen mengumpulkan nota dan sudah mencapai nilai tertentu, misal bila jumlah nota yang dikumpulkan sudah senilai 1.5jt maka konsumen tersebut akan mendapatkan karpet plastik, dan kapanpun nota itu bisa ditukarkan tanpa harus nunggu lebaran, sehingga walaupun tempatnya jauh konsumen lebih memilih beli ke sana.          

Demikian 3 tips jitu jualan, ingat sebagian besar konsumen bukan membeli produk tapi membeli penjualnya, konsumen membeli cenderung karena jatuh cinta pada penjualnya atau cara penjualan menawarkan jualannya, maka jangan jual produk tapi jual cinta, bagaimana caranya menjual cinta? anda bisa baca http://www.doniepangestu.com/2017/02/menjual-cinta.html . Semoga bermanfaat. Bila ada yang mau ditanyakan boleh, Insya Allah saya jawab semampunya, dan teman-teman ukm boleh menembahkan atau sharing pengalaman terkait materi ini.                      


Salam
Donie Pangestu
Coach, Trainer & Social Worker 
Founder Gradasi Foundation

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar