Bisnis Dengan Modal Apa Adanya



Dalam ratusan seminar entrepreneurship yang saya isi, ketika saya bertanya kepada para peserta apa hambatan terbesar bagi mereka saat ingin mulai bisnis atau mengembangkan bisnis? Jawabannya selalu saja sama yaitu UUD (Ujung-Ujungnya Duit) untuk modal, kebanyakan orang berfikir modal untuk berwirausaha itu adalah “DUIT”, hingga akhirnya kebanyakan orang yang bermimpi untuk berbisnis tidak kunjung memulai langkah untuk berbisnis, dengan alasan belum punya duit atau belum punya cukup duit untuk berbisnis, atau bisnisnya sulit untuk dikembangkan sebab kurang modal.
Saya ingin sedikit bercerita sebuah dongeng yang menceritakan tentang kesuksesan seekor kancil yang berhasil mengalahkan hewan-hewan buas yang selalu mengincar dia untuk dijadikan mangsanya, karena dia terkenal cerdik dia selalu saja lolos dari sergapan para binatang buas. Tapi suatu hari sang kancil merasa lelah dan bosan terus berlari dan menjadi buruan hewan-hewan buas yang ingin memangsanya, hingga akhirnya dia memutuskan berhenti untuk berlari dan bersembunyi dari pemburunya, saat dia bertemu dengan anjing hutan yang ingin memangsanya si kancil tidak berlari seperti biasanya, tapi dia malah menantang anjing hutan itu untuk bertarung, kalau anjing hutan itu bisa mengalahkannya maka dia boleh memakan dagingnya yang empuk, tapi si kancil meminta syarat pertarungan dilakukan seminggu sejak hari itu dan di dalam goa yang gelap agar dia bisa mempersiapkan diri berlatih dan jadi lebih percaya diri menghadapinya karena dia tak melihat lawan bertarungnya, merasa dirinya adalah hewan yang kuat dan kancil hanya hewan yang secara fisik jauh lebih lemah darinya maka tanpa berpikir panjang dia menerima dan menyetujui tantangan maupun syaratnya.
Hari yang disepakati pun tiba, mereka bertemu di depan sebuah goa, lalu mereka ber 2 masuk ke dalam goa itu, namun hanya dalam waktu setengah jam sang kancil sudah keluar membawa potongan tulang belulang anjing hutan itu, dan berteriak pada seluruh penghuni hutan, aku sudah baru saja bertarung dengan anjing hutan, dan dia sudah kutaklukan dan kumakan hidup-hidup hanya dalam waktu setengah jam saja.

Teriakannya yang sesumbar itu di dengar oleh srigala yang sudah lama menjadi musuh bebuyutan dari sang kancil, lalu dia pun menghampiri sang kancil dan dengan sangat lantang srigala mengajukan tantangan pada sang kancil. “Hai kancil kalau berani lawan saya! Anjing Hutan itu terlalu bodoh hinga bisa kalah bertarung melawanmu, kalau kamu berani melawan saya bisa kupastikan kamulah yang akan kalah dan saya makan hidup-hidup!
Dengan kalem si kancil menjawab “Pikirkanlah lagi masak-masak sebelum kamu menantang saya wahai srigala,daripada kamu menyesal nantinya,dan penyesalanmu itu tentunya akan sangat sia-sia karena kamu sudah keburu mati menjadi tulang belulang karena saya makan!” karena merasa dihina dan dilecehkan oleh mahluk yang secara fisik dianggapnya jauh lebih lemah dari dia maka tanpa pikir panjang srigala pun mengajak si kancil bertarung dengan tantangan yang sama.
Kemudian mereka pun masuk ke dalam goa yang sama untuk bertarung, lalu setengah jam kemudian sang kancil pun kembali muncul dari dalam goa, juga sambil membawa tulang belulang,kali ini dia membawa tulang belulang srigala, dan kemudian dia pun kembali berteriak dengan lantang kepada seluruh penghuni hutan, “akulah si hebat kancil yang baru saja bertarung dan membunuh srigala sebagaimana aku membunuh anjing hutan dengan begitu mudahnya dan kemudian memakannya hidup-hidup”.
Teriakan tersebut terdengar oleh raja beruang yang kebetulan adalah sahabat dari srigala yang baru saja dikalahkan oleh kancil, dia bertanya pada kancil “Bagaimana caramu mengalahkan mereka yang meskipun mereka jauh lebih lemah dariku tapi jelas-jelas mereka jauh lebih kuat dari mu?” sang kancil hanya tertawa sinis dan berkata “Hahaha kalau kau ingin tau bagaimana mereka mengalahkanku, maka lawanlah aku kalau kau berani, walaupun benar kamu jauh lebih kuat dari mereka tapi aku yakin dapat mengalahkanmu dengan sangat mudah seperti aku mengalahkan dan menghabisi mereka dalam waktu singkat.” Karena kesombongan sang beruang yang merasa jauh lebih kuat dan menganggap remeh sang kancil akhirnya sang beruangpun menerima tantangan yang sama dari kancil dan bertarung melawannya di dalam goa yang sama.

Dan kemudian satu jam kemudian, tebak siapa yang keluar dari dalam goa?

Yups betul sekali kembali sang kancil yang keluar dan kembali menjadi pemenang, namun saat ini sang kancil keluar tidak sendirian, tapi berdua dengan seekor singa sang raja hutan, sang singa pun tersenyum puas kepada kancil dan berkata “Bila suatu saat kamu perlu bantuanku untuk mengalahkan musuhmu lagi kirim lagi saja padaku untuk kujadikan makan siangku”.

Pelajaran apa yang dapat diambil dari pelajaran ini? Bagaimana seekor kancil yang lemah mampu mengalahkan 3 binatang buas dan kuat hanya dalam waktu 2 jam saja? Bila sang kancil bertarung secara fisik jelas dia akan kalah, karena dia tidak memiliki modal kekuatan dan kemampuan yang cukup untuk melawan apalagi mengalahkan mereka, tapi kancil sadar meskipun dia lemah secara fisik tapi dia tidak lantas berputus asa dan menyerah pada keadaan,dia masih memiliki hal lain yang dimilikinya sebagai modal luar biasa yaitu kecerdikannya.

Ke 2 karena kesadaran akan kelemahan dirinya, meskipun dia cerdas diapun tidak lantas menjadi sombong, dan dia sadar untuk melawan musuh yang besar dan mencapai tujuan yang besar, maka dia harus mau berbagi dan bekerjasama, dan diapun melobi singa yang merupakan raja hutan dan mahluk terkuat di rimba raya. Dengan kecerdikan dan jaringan pertemanan yang dia miliki sang kancil sukses menjadi hewan yang dianggap kuat dan ditakuti hewan buas.

Kembali berbicara masalah bisnis, bila ada peserta seminar yang mengatakan dia tak punya modal untuk mulai bisnis maka saya akan mengajukan pertanyaan padanya seperti ini :
Saya (S) : Bagaimana bila saya kasih uang buat 10 juta tapi saya minta tangan anda 1 gimana mau?
Peserta (P) : Wah gak mau!
S : Gimana kalau 10x lipat, saya kasih 100 juta tapi saya minta tangan anda dua-duanya gimana?
P : Jelas Gak mau!
S: Oh kalo gitu gini aja saya kasih 10 milyar tapi saya minta tangan sama kaki semuanya gimana?
P: Sama aja saya gak akan mau!
S: Hmm masih gak mau juga toh, gini aja deh penawaran terakhir gimana kalau saya kasih 1 trilyun tapi saya minta 2 tangan,2 kaki,2 mata sama 2 telinga milik anda, gimana?
P: Berapapun yang anda tawarkan, gak akan cukup buat membeli tubuh saya!
S: Jadi sebenarnya berapa besar asset yang anda punya yang bisa anda jadikan modal?
P: Hmm saya sadar sekarang, ternyata saya memiliki modal asset yang tak ternilai harganya!
S:Yah dan itu adalah buktu bahwa anda memiliki modal yang sangat cukup untuk anda mulai berbisnis.
Jadi tak ada lagi alasan tak punya modal untuk menjadi seorang pengusaha, karena modal itu bukan hanya “DUIT” tapi diri dan kehidupan kita adalah modal, saudara, teman dan jaringan yang kita miliki adalah modal, bahkan pengalaman pun adalah modal, serta apapun yang kita miliki, kita ketahui, kita mampu lakukan semua itu adalah asset yang kita miliki yang bisa kita adikan modal untuk kita bisa terjun menjadi seorang pebisnis.

Pertanyaannya seberapa besar pengetahuan kita atas potensi yang kita miliki dan seberapa besar usaha, kesungguhan dan kemampuan kita untuk memaksimalkan potensi yang kita miliki dan menjadikan nya modal yang sangat berharga untuk mewujudkan semua mimpi kita dan menjadikan kita pribadi seperti apa yang kita kehendaki.

Pelajaran ke 2, sang kancil menyadari bahwa dirinya begitu lemah, tidak mungkin dia mengalahkan dan menaklukan hewan-hewan buas yang begitu kuat, maka dia meminta bantuan pada singa sang raja Hutan yang merupakan hewan terkuat di seantero rimba belantara. Begitupun kita sebagai manusia memiliki banyak keterbatasan yang membuat kita tak mungkin menaklukan dunia, tapi ingatlah kita memiliki Dia Sang Raja manusia, yang merajai segala kerajaan di dunia dan akhirat, yaitu Tuhan Sang Pencipta, bergantunglah kepada-Nya, meminta tolonglah kepada-Nya, karena tak ada yang tak mungkin bagi-Nya, Sebagaimana pesan Sang Nabi : "Apabila kita memiliki tekad apapun maka berserah diri lah kepada Tuhan"

Di atas gunung yang tinggi ada gunung yang lebih tinggi, di atas langit ada langit, di atas raja ada raja yang lebih berkuasa, tapi kedudukan dan kekuasaan tertinggi hanyalah milik Tuhan seru sekalian alam. firman-Nya dalam buku suci "Barang saiapa yang berserah diri kepada Tuhan maka akan dicukupi segala kebutuhannya"

Selain meminta bantuan Tuhan Yang Maha Kuasa, tentunya jangan lupa juga ikhtiar lahirnya, untuk berbisnis bukan berarti kita harus selalu memiliki semuanya, memproduksi semuanya sendirian, apakah perusahaan otomotif raksasa sekelas honda saja mereka tidak membangun pabrik sendiri di setiap negara tempat mereka menjual produknya, mereka tak punya pabrik spare part sendiri, tapi berkolaborasi, mencari perusahaan rekanan yang mampu men supply kebutuhan mereka, lalu kenapa kita yang punya modal dan kemampuan sangat terbatas harus bersikukuh semua harus dilakukan sendiri?

Pelajaran ke 3, selama ini sang kancil selalu saja bekerja keras untuk selalu menyelamatkan dirinya dari para hewan pemangsa yang memburunya, tapi kerja keras saja ternyata tidak lah cukup, kerja keras saja hanya membuat dia selamanya terus berlari tiada henti dan selalu menjadi hewan yang diburu, perlu strategi dan kerja cerdas untuk mengakhiri pelariannya, maka dia menggunakan akalnya untuk membuat strategi yang akhirnya membuat dia menjadi hewan yang ditakuti oleh para hewan buas pemburu. begitupun dengan kita, kerja keras saja tak cukup, tapi perlu ilmu yang luas untuk menjadi pemenang di tengah kehidupan yang sangat keras, kuncinya adalah wawasan yang luas. Sang Nabi pernah bersabda :

"Barang siapa yang ingin sukses di dunia maka harus dengan ilmu, barang siapa yang menginginkan sukses di akhirat maka harus dengan ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kesuksesan di dunia dan akhirat maka harus dengan ilmu"

Sedikit kerja orang yang berilmu akan menghasilkan nilai yang jauh lebih banyak dibandingkan kerja ratusan kali orang yang minim ilmu, sedikit ibadah orang yang berilmu akan lebih berkah, bernilai dan bermanfaat di bandingkan orang yang kurang ilmu, bahkan orang yang berilmu tidurnya pun bermanfaat, dan setanpun merasa lebih takut tidurnya orang yang berilmu daripada ibadahnya orang yang kurang ilmu.

Intinya bila anda ingin menaikkan kelas, kapasitas dan kualitas bisnis anda, maka yang harus anda lakukan pertamakali adalah naikkan terlebih dahulu kelas, kapasitas dan kualitas diri anda baik dari sisi mental, karakter, wawasan maupun jaringan anda. Perbanyak lagi waktu untuk berusaha dan bekerja, perbanyak lagi waktu untuk belajar, perluas lagi jaringan yang anda miliki. Bila anda merasa sudah melakukan banyak hal untuk mengembangkan bisnis anda tapi selalu mentok dan masalahnya selalu dirasa sama, maka saran saya anda harus membaca ini :http://www.doniepangestu.com/2016/12/ujian-yang-berulang.html

Salam 

Donie Pangestu
Donie Pangestu
Coach, Trainer & Social Worker 
Founder Gradasi Foundation

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar