Ujian Yang Berulang



AAARRRRGGGHHHH TIDAAAAK... Tiba-tiba terdengar suara teriakan histeris gadis manis yang masih belia ditengah-tengah gerimis, dari belakang tampak seorang gadis lain dengan membawa payung berwarna merah hati yang mungkin teman karibnya berlari mendekati gadis yang berteriak tadi, kemudian dia memeluk sahabatnya yang sedang menangis itu lalu memapahnya untuk menepi, setelah menepi sambil berteduh dalam pelukan sahabatnya si gadis tanpa menghentikan tangisnya dengan lirih berkata pada sahabatnya: "Kenapa selalu akhirnya seperti ini lagi, kenapa ujian hidupku selalu berulang yang ini-ini lagi, aku capek, aku bosan hidup kalau harus seperti ini terus".

Entah apa masalah yang sedang dialami oleh gadis dari cuplikan cerita tersebut di atas, yang jelas kata-kata terakhir dari gadis itu pasti sering kita dengar, atau malah pernah kita mengucapkan nya? yah seringkali saya atau mungkin anda juga mendengar curhat dari teman, karib atau saudara yang isinya mengeluh atas masalah yang itu-itu saja, atau mungkin disadari atau tidak kita pun sering mendapatkan masalah yang itu-itu saja. Masalah cewek lagi-cewek lagi, atau cowok lagi-cowok lagi, dikhianatin lagi dikhianatin lagi, hutang lagi hutang lagi, apapun itu masalahnya kok yah dari dulu masalah nya itu-itu terus, gak ada yang lain apa?

Tentu kita ingin tahu kan jawaban dari pertanyaan tersebut? Jawabannya sederhana, ingatkan dulu waktu kelas 1 SD kita belajar menulis dan membaca kan? pada saat tiba waktunya akan kenaikan kelas kira-kira ujian yang akan kita dapatkan apa? tentunya ujian menulis dan membaca, bila kita lulus maka kita akan naik kelas dn mendapatkan pelajaran yang baru yang nantinya kita akan diuji lagi dengan materi ujian yang sesuai dengan pelajaran baru itu, namun bila kita tidak lulus ujian menulis dan membaca kira-kira apa yang akan terjadi? tentunya kita akan mengulang di kelas 1, dan mengulang lagi belajar ujian menulis dan membaca, pada saat kenaikan kelas nanti tentu saja ujian itu lagi yang akan kita terima, sebelum kita bisa lulus ujian maka kita akan selalu mengulang pelajaran dan ujian yang sama sampai kita bisa dan akhirnya lulus, syarat untuk bisa tentu kita harus mau belajar, kalau gak belajar-belajar yah gak akan pernah bisa dan gak akan pernah lulus-lulus.

Sahabatku yang dilembutkan hatinya, sama halnya dengan ujian menulis dan membaca begitupun dengan ujian hidup kita, bila kita merasa selalu mengulang ujian hidup yang sama pertanda kita belum lulus-lulus dari ujian kita, pertanda kita tidak belajar dari kegagalan dan kesalahan kita sebelumnya, bukankah orang yang bijak dan selamat itu tidak akan pernah jatuh kedalam lubang yang sama untuk kedua kalinya? artinya orang-orang yang cerdas, bijak dan akan selalu selamat adalah dia yang selalu belajar dari setiap kesalahannya di masa lalu memahami penyebab kegagalannya, lalu berusaha menghindari dan tidak mengulangi kesalahan yang menjadi penyebab kegagalannya itu. Jadi bila masalah kita dari dulu itu-itu terus tandanya kita gak lulus-lulus, kalau kita gak lulus-lulus artinya kita gak pernah mau belajar.

Sahabatku yang hatinya penuh cinta, datangnya anugerah itu berbanding lurus dengan kemampuan yang kita miliki, begitupun dengan besarnya ujian yang terkandung di dalamnya, bukankah Tuhan tidak akan pernah menguji hamba-hamba-Nya kecuali sesuai dengan batas kemampuan sihamba, bila ujian itu saja kita tak mampu melewatinya bagaimana kita mampu menerima anugerah yang lebih besar dengan ujian yang lebih besar pula? Jadi bila kita tak mau menerima ujian yang sama, bila kita menginginkan anugerah yang lebih besar maka perbesarlah kapasitas kemampuan kita dengan terus belajar dan belajar, dan selalu berusaha belajar dari kegagalan dimasa lalu. Semoga kita di anugerahi Tuhan kemampuan dan kemauan yang besar untuk bisa terus belajar dan memperbesar kapasitas kemampuan diri.

Salam
Pertapaan Pangestu Imani
Purnama 14 Syawal 1434 H

Donie Pangestu
Coach, Trainer & Social Worker 

Founder Gradasi Foundation

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar